LIVE · 5 satelit sedang memindai Nusantara

Deteksi dini kebakaran hutan, langsung dari satelite.

SiPantau memadukan citra termal satelit NASA FIRMS dengan agen AI yang membaca ribuan berita — memetakan setiap hotspot karhutla di Indonesia secara realtime.

Data & kecerdasan
NASA FIRMS
Percikan bara api di kegelapan malam
Sentra karhutla · Sumatera pemantauan aktif
Status Nasional SIAGA
  • Kalimantan91%
  • Sumatera78%
  • Sulawesi54%
  • Papua37%

Indeks potensi kebakaran gabungan · diperbarui 5 mnt lalu

0
Titik api · 24 jam terakhir
0
Provinsi terpantau · seluruh Indonesia
0
Satelit aktif · SNPP, NOAA-20/21, Terra, Aqua
0 mnt
Auto-refresh data · citra NRT ±3 jam
Peta Realtime

Sebaran hotspot nasional,
diperbarui tiap beberapa menit.

Setiap lingkaran adalah anomali termal dari satelit VIIRS. Warna menunjukkan tingkat kepercayaan deteksi — klik titik untuk detail.

Klik peta untuk mengunci zoom gulir
Tinggi Sedang Rendah
Fitur

Satu dashboard,
seluruh siklus tanggap darurat.

01

Deteksi termal satelit

Anomali suhu dari VIIRS SNPP & NOAA-20 beresolusi ±375 m — lengkap dengan skor radiasi (FRP) per titik.

02

Agen berita AI

Gemini menyaring RSS nasional berkata-kunci karhutla, lalu mengekstrak lokasi, luas terdampak, dan level risiko.

03

Pembaruan otomatis

Polling cerdas SWR ditambah cron Vercel menjaga data tetap segar — tanpa satu pun tombol refresh.

04

Fokus wilayah

Persempit ke provinsi yang penting bagimu — statistik, berita, dan peta hanya menampilkan yang relevan.

Cara Kerja

Dari foton inframerah
menjadi peringatan.

  1. 1

    Deteksi

    Satelit polar mengorbit ±800 km di atas permukaan, mencium lonjakan energi termal 4 µm di kanopi hutan.

  2. 2

    Analisis

    Hotspot digabung dengan berita terkurasi; AI merangkum situasi, lokasi dominan, dan tingkat risiko wilayah.

  3. 3

    Peringatan

    Dashboard dan umpan laporan diperbarui otomatis — tim lapangan tahu lebih dulu, bukan dari asap.

Cahaya matahari menembus kanopi hutan tropis
±375 m presisi deteksi termal per titik
Misi

Musim kering tidak harus berarti musim darurat.

Hampir semua bencana karhutla besar dimulai dari titik-titik kecil yang terlambat terlihat. SiPantau ada untuk memperpendek jarak antara “mulai menyala” dan “segera ditangani” — dengan data terbuka yang sama-sama bisa diakses pemerintah, LSM, maupun warga.

  • Operasi 24/7 sepanjang musim kemarau
  • Sumber data publik: NASA FIRMS & SiPongi KLHK
  • Ringkasan AI dalam Bahasa Indonesia
Mulai Sekarang

Kebakaran besar dimulai dari titik kecil.
Pantau milikmu.

Gratis untuk komunitas, riset, dan instansi. Tanpa kartu kredit, tanpa instalasi.

Mulai Memantau — Gratis